Materi Mola Hidatidosa

    Halo semuanya, selamat datang di blog Simple Midwife di blog ini kita akan membahas berbagai macam istilah kesehatan terutama dibidang kebidanan. Oke langsung aja hari ini kita bakal membahas tentang Mola hidatidosa, apasih mola hidatidosa itu?

    Jadi, mola hidatidosa ini biasa di sebut hamil anggur. Kenapa kok anggur? Karena bentuknya memang menyerupai anggur, Yep! Kalau dilihat dari USG pun akan terlihat gumpalan seperti anggur yang terdapat di dalam rahim. Nah sebenarnya hamil anggur merupakan kegagalan pembentukan jaringan pada masa kehamilan.


    Berdasarkan penyebabnya Molahidatidosa dapat di bedakan menjadi 2, yaitu lengkap dan parsial. 

Lengkap : sel telur yang kosong dibuahi oleh sel sperma sehingga janin tidak berkembang.    Parsial    : satu sel telur dibuahi oleh 2 sel sprema, hal ini menyebabkan penambahan genetik dari ayah sehingga janin tumbuh abnormal.

    Tanda dan gejala yang muncul karena molahidatidosa ada berbagai macam seperti :

1. Keluar darah dari jalan lahir baik sedikit maupun banyak, jika darah yang keluar banyak nantinya dapat menyebabkan anemia. 
2. Mual muntah yang berlebihan disebabkan karena hormon HCG yang meningkat
3. Perut akan terlihat lebih besar dari usia kehamilan
4. Keluarnya gumpalan jaringan yang menyerupai anggur dan berwarna kecoklatan
5. Pada pemeriksaan USG tidak terdapat janin di dalam rahim melainkan jaringan seperti anggur yang memenuhi rongga rahim

    Risiko mengalami mola hidatidosa bisa meningkat tergantung usia ibu dan riwayat kehamilannya. Seorang ibu dengan usia lebih dari 35 tahun akan lebih rentan dibandingkan ibu usia 20-35 tahun. Ibu yang pernah mengalami hamil anggur juga berisiko 10 kali lebih besar di bandingkan ibu yang belum pernah mengalaminya.

    Mola hidatidosa dapat ditangani dengan 2 cara, yaitu kuretase dan histerektomi namun untuk histerektomi biasanya hanya dilakukan pada ibu yang sudah tidak ingin memiliki anak. Setelah dilakukan tindakan operasi akan dilakukan pemeriksaan hormon HCG berkala setiap 2 minggu sekali selama 6 bulan sampai satu tahun untuk memastikan tidak ada lagi sel sel abnormal yang tumbuh.

    Itu tadi penejelasan mengenai molahidatidosa. Semoga kalian semua bisa paham apa itu molahidatidosa, penyebab, tanda gelaja dan cara menanganinya.

link video :

https://www.youtube.com/watch?v=Z9I8xI-LigU

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hiperemesis Gravidarum, Mual Muntah Berlebihan pada Ibu Hamil